Senin, 02 April 2018

Pemahaman Tentang Demokrasi




1.Konsep Demokrasi 
  • Istilah "Demokrasi" berasal dari kata Yunani yaitu "demos" berarti rakyat dan "kratos" berarti kekuasaan.
  • Istilah ini diperkenalkan oleh Aristoles 

2.Bentuk Demokrasi

  Demokrasi ditinjau dari penyaluran kehendak rakyat :
  • Demokrasi langsung adalah suatu bentuk demokrasi dimana setiap rakyat memberikan suara/pendapat dalam menentukan suatu keputusan. 
  • Demokrasi tidak langsung/perwakilan adalah sistem demokrasi yang untuk menyalurkan kehendaknya, rakyat memilih wakil-wakilnya untuk duduk dalam parlemen. Aspirasi rakyat disampaikan melalui wakil-wakilnya di parlemen.
  Demokrasi yang didasarkan oleh prinsip ideologi:  
  • Demokrasi Liberal: Demokrasi liberal menekankan kepada kebebasan individu dengan mengabaikan kepentingan umum.
  • Demokrasi Rakyat: Demokrasi rakyat didasari dan dijiwai oleh paham sosialisme/komunisme yang mengutamakan kepentingan negara atau kepentingan umum.
  • Demokrasi Pancasila: Demokrasi Pancasila berlaku di Indonesia yang bersumber dan tata nilai sosial dan budaya bangsa Indonesia serta berasaskan musyawarah untuk mufakat dengan mengutamakan keseimbangan kepentingan.

3.Prinsip Demokrasi
  • Negara berdasarkan konstitusi
  • Jaminan perlindungan hak asasi manusia
  • Kebebasan berserikat dan mengeluarkan pendapat
  • Pergantian kekuasaan secara berkala 
4.Asas Demokrasi
  • Pengakuan partisipasi rakyat dalam pemerintahan misal pemilahan wakil wakil rakyat untuk lembaga perwakilan rakyat secara langsung,umum,bebas dan rahasia serta jujur dan adil.
  • Pengakuan hakikat dan martabat manusia misal adanya tindakan pemerintah untuk melindungi hak asasi manusia demi kepentingan bersama 

CONTOH KASUS

Hari ini di 1998, Empat Mahasiswa Trisakti Ditembak

     REPUBLIKA.CO.ID,Hari ini di 1998 terjadi penembakan terhadap empat mahasiswa Trisakti. Penembakan ini dilakukan terhadap mahasiswa pada saat demonstrasi menuntut Soeharto turun dari jabatannya. Kejadian ini menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti di Jakarta, Indonesia serta puluhan lainnya luka.
     Mereka yang tewas adalah Elang Mulia Lesmana (1978 – 1998), Heri Hertanto (1977 – 1998), Hafidin Royan (1976 – 1998), dan Hendriawan Sie (1975 – 1988). Mereka tewas tertembak di dalam kampus, terkena peluru tajam di tempat-tempat vital seperti kepala, tenggorokan, dan dada.
     Saat itu ekonomi Indonesia mulai goyah pada awal 1998, yang terpengaruh oleh krisis finansial Asia sepanjang 1997 – 1999. Mahasiswa pun melakukan aksi demonstrasi besar-besaran ke gedung DPR/MPR, termasuk mahasiswa Universitas Trisakti.
     Mereka melakukan aksi damai dari kampus Trisakti menuju Gedung Nusantara pada pukul 12.30. Namun aksi mereka dihambat oleh blokade dari Polri dan militer datang kemudian. Beberapa mahasiswa mencoba bernegosiasi dengan pihak Polri.
     Pada pukul 5.15 sore hari, para mahasiswa bergerak mundur, diikuti bergerak majunya aparat keamanan. Aparat keamanan pun mulai menembakkan peluru ke arah mahasiswa. Para mahasiswa panik dan bercerai berai, sebagian besar berlindung di universitas Trisakti. Namun aparat keamanan terus melakukan penembakan. Korban pun berjatuhan, dan dilarikan ke RS Sumber Waras.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AKTIVA TAK BERWUJUD

A.Aktiva Tak Berwujud (Intangible Asset) Aktiva tidak berujud timbul dari: a.   Pemerintah  seperti hak paten, hak cipta, franchise, ...