Selasa, 22 Januari 2019

AKTIVA TAK BERWUJUD


A.Aktiva Tak Berwujud (Intangible Asset)
Aktiva tidak berujud timbul dari:
a.   Pemerintah  seperti hak paten, hak cipta, franchise, merek dagang dan nama dagang.
b.Perusahaan lain misalnya pembelian yang mencakup pembayaran untuk goodwill.
c.  Penjualan tertentu  seperti franchise dan lease.

Karakteristik Aktiva Tidak Berwujud
a)Kurang memiliki eksistensi fisik, 
b)Bukan merupakan instrument keuangan
c) Bersifat jangka panjang dan menjadi subjek amortisasi

Hak paten 
Hak paten adalah hak tunggal yang diberikan oleh pemerintah kepada prorangan atau suatu badanuntuk memanfaatkan suatu penemuan tertentu. 

Hak cipta
Hak cipta atau copyright adalah hak tunggal yang diberikan kepada orang untuk memperbanyak dan  menjual barang-barang hasil karya seni 


Senin, 14 Januari 2019

PERENCANAAN DAN PENGENDALAIAN BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG

PENGERTIAN DAN PENDEKATAN YANG DIPERGUNAKAN DALAM PERENCANAAN BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG

Biaya tenaga kerja langsung adalah pembayaran upah kepada karyawan yang langsung berkaitan dengan hasil tertentu .Biaya tenga kerja langsung juga dapat ditelusuri dari produk yang dihasilkan.Alasan utama penggunaan budget tenaga kerja langsung adalah untuk mempermudah pembuatan rencana rencana yang berkaitan dengan jumlah tenaga kerja yang diperlukan,perhitungan tenaga kerja langsung,dan kebutuhan dana.
Pendekatan pendekatan yang digunakan dalam pembuat budget tenaga kerja langsung


  • Estimasi jumlah tenaga kerja standar yang dibutuhkan untuk setiap unit produk dan estimasi rata rata tingkat upah setiap departemen,pusat biaya,atau operasi.Perkalian antara jam kerja standar dengan rata rata tingkat upah merupakan biaya tenga kerja langsung setiap produk pada setiap departemen.Jika biaya tenaga kerja langsung dikalikan dengan jumlah produk yang dibuat pada masing masing departemen maka akan diperoleh jumlah biaya tenaga kerja langsung untuk setiap jenis produk
  • Estimasi rasio biaya tenaga kerja langsung terhadap beberapa ukuran output yang dapat diproyeksikan secara realities
  • Menyusun tabel tenaga kerja dengan mencantumkan kebutuhan tenaga kerja langsung (termasuk biaya) pada setiap pusat pertanggung jawab

Pendekatan yang digunakan dalam meentukan jam kerja langsung


  • Studi gerak dan waktu: Studi ini biasanaya dilakukan oleh bagian teknik dengan membuat analisis pekerjaan apa yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu produk.
  • Biaya standar (standard cost) :Jika sistem biaya standar telah diterapkan di dalam perusahaan,biasanya telah dihitung pula jumlah kebutuhan jam kerja langsung untuk setiap unit produk.
  • Estimasi langsung oleh supervisor :Cara ini dilakukan dengan menanyakan langsung kepada setiap supervisor departemen produksi,berapa perkiraan jumlah jam kerja yang dibutuhkan untuk membuat rencana produksi.Dalam mebbuat estimasi tersebut,supervisor harus berdasarkan pada pendapat pribadi,pengalaman masa lalu,bantuan tingkat manajemen berikutnya,dan bantuan dari staf teknis .
  • Estimasi dengan statistik:Catatan akuntansi biasanya sangat membantu dalam menentukan jumlah jam kerja langsung.Rasio antara jam kerja langsung dengan jumlah output dihitung dan kemudian disesuaikan dengan rencana perubahan dalam departemen yang bersangkutan.

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYUSUNAN BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG

  • Banyak tenaga kerja yang diperlukan.
  • Proses rekrutmen tenaga kerja sesuai kualifikasi (keahlian) dan jumlah tenaga kerja yang diperlukan.
  • Pelatihan yang diperlukan tentunya tidak hanya bagi tenaga kerja baru namun juga bagi tenaga kerja lama untuk meningkatkan keahliannya.
  • Evaluasi dan menentukan kembali spesifikasi pekerjaan yang paling sesuai dengan keahlian para tenaga kerja.
  • Besaran gaji dan upah yang harus dibayarkan untuk setiap tingkatan kualifikasi tenaga kerja.
  • Pengawasan dan pemeliharaan terhadap tenaga kerja.


STRUKTUR ANGGARAN BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG



PENGENDALIAN BIAYA TENAGA KERJA LANGSUNG

Pengendalian biaya tenaga kerja langsung merupakan persoalan yang cukup besar bagi manajemen.Efektivitas pengendalian sangat tergantung pada adanya supervise,pengamatan langsung,dan laporan pelaksana.Ada dua aspek pengendalian tenaga kerja langsung yaitu


  • Perhatian yang terus menerus 
Dalam hal ini dapat dipakai standar kerja yang realitis untuk berbagai proses.Standar dibandingkan dengan realisasi dan biasanya dilaporkan harian.Jadi,laporan kegiatan harus dilaporkan pagi hari berikutnya yang pada umum berisi realisasi jam kerja,standar jam kerja,penyimpangan waktu.

  • Laporan dan Evaluasi
Laporan harus memuat informasi yang sebenarnya.Laporan pelaksanaan dapat merupakan laporan pelaksanaan departemen




www.e-learning.gunadarma.ac.id


Selasa, 27 November 2018

Bab 7 Penilaian Persediaan Berdasarkan Selain Harga Pokok

Penilaian Persediaan Metode Lower Cost or Market (LCM

Metode Lower Cost or Market digunakan bila terjadi penurunan manfaat  atau kegunaan persediaan pada barang tersebut. dan metode Lower Cost or Market dipakai apabila barang cacat, rusak.

Langkah - langkah untuk menerapkan metode LCM :

  • Menetapkan batas atas dan batas bawah
  • Membandingkan harga pengganti
  • Memilih harga yang paling rendah dan menentukan harga


Penilaian Persediaan Dengan Metode Laba Bruto (kotor)

Keadaan dalam penilaian dengan metode laba bruto
  • Untuk menaksir jumlah persediaan barang yang diperlukan untuk menyusun laporan-laporan jangka pendek
  • Untuk menaksir jumlah persediaan barang yang rusak karena terbakar dan menentukan jumlah barang sebelum terjadinya kebakaran.
 Penilaian Persediaan Dengan Metode Eceran


Metode ini adalah metode penilaian persediaan yang didasarkan pada taksiran, metode ini digunakan pada supermarket atau toko eceran.




Selasa, 20 November 2018

Bab 6 Persedian Barang Dagang


1.Pengertian Persediaan Barang Dagang Menurut Ahli
  • Syakur menyatakan bahwa persediaan meliputi segala macam barang yang menjadi objek pokok dari aktivitas perusahaan yang tersedia untuk diolah dalam produksi atau dijual.
  • Munandar dalam buku Marihot Manullang dan Dearlina Sinaga , Persediaan merupakan sejumlah barang-barang atau bahan-bahan yang menjadi sebuah objek usaha pokok perusahaan.John J Wild, Menyatakan bahwa persediaan (inventory) adalah bentuk harta perusahaan yang mempunyai nilai jual dalam aktivitas operasi normal perusahaan.

2.Metode Pencatatan Persediaan Barang Dagang
  • Metode Periodik (periodic inventory sytem)
  • Metode Permanen (perpectual system

#Metode FIFO (First In – First Out)
   penerapan metode ini maka saldo akhir menunjukkan barang yang dibeli terakhir sebab barang yang dibeli lebih awal akan dikeluarkan lebih awal juga

#Metode LIFO (Last In – First Out)
  Metode ini menerapkan penjualan terhadap barang yang paling akhir masuk yang akan dijual terlebih dahulu.

#Metode Rata-rata (Average Cost)
  • metode rata-rata sederhana (simple average method), nilai persediaan barang ditentukan melalui hasil perkalian dari harga rata-rata barang dagang per unit dengan sisa barang dagang. 
  • metode rata-rata tertimbang (weighted average method), nilai persediaan barang dagang ditentukan berdasarkan perhitungan pada perkalikan dari jumlah barang dagang yang tersedia dengan harga barang dagang rata-rata persatuan.

Minggu, 11 November 2018

Bab 5 Wesel dan Promes


A.PENGERTIAN WESEL DAN PROMES

Wesel adalah suatu perintah pembayaran yang di berikan oleh penarik kepada yang kena tarik yang harus memlakukan pembayaran itu kepada pemegangnya.
Promes adalah janji secara terinci dari suatu pihak pembayar untuk membayarkan sejumlah uang kepada pihak yang dibayar


B.JENIS JENIS WESEL


1.Wesel tagih adalah janji tertulis yang tidak bersyarat dari satu pihak ke pihak lain untuk membayar sejumlah uang pada tanggal tertentu di masa yang akan datang.Pihak yang terkait pada wesel tagih :
  • Pihak-Pihak yang mengeluarkan wesel disebut drawee
  • Pihak yang membuat janji untuk membayar disebut pembuat (maker) 
  • Pihak yang menerima pembayaran disebut penerima pembayaran (payee)
2.Wesel bayar adalah Kewajiban dalam bentuk surat promes akan dicatat.

C.PERBEDAAN WESEL DAN PROMES

WESEL
  • Surat perintah untuk membayar
  • Penarik dan yang berkepentingan terdiri 2 pihak
  • Yang membuat adalah pihak yang mempunyai piutang
  • Memerlukan akseptasi
PROMES
  • Surat janji untuk membayar
  • Penarik dan yang berkepentingan berada di satu tangan
  • Yang membuat adalah pihak yang berhutang
  • Tidak memerlukan akseptasi

Senin, 05 November 2018

BAB 4 PIUTANG


Pengertian Piutang

Piutang adalah tagihan yang ditujukan baik itu kepada individu-individu maupun kepada perusahaan lain yang akan diterima dalam bentuk kas (Slamet Sugiri, 2009 : 43)

Jenis Jenis Piutang
  1. Piutang dagang / piutang usaha
  2. Piutang wesel
  3. Piutang lain-lain 
Syarat Pemberian Kredit
  1. Capital
  2. Character
  3. Collacteral
  4. Capabipity
Contoh Soal

  1. Pada tanggal 31 Des 15 saldo rek.piutang 15000000.Saldo kredit rek.cadangan keinginan piutang 15000 persentase kerugian piutang 2%.Buatlah perhitungan dan pencatatan kerugian piutang serta rek.cadangan kerugian piutang
  • Persentase kerugian 2%×15.000.000     300.000
  • Saldo kredit rek.cad.kerugianpiutang    15.000
  • Jumlah                                                         285.000
Jurnal
Kerugian Piutang           285.000
   Cad.Kerugian Piutang      285.000

Senin, 29 Oktober 2018

BAB 3 PENGAWASAN TERHADAP KAS



A.Pengertian Pengawasan Kas
    Pengawasan intern menurut AICPA meliputi struktur organisasi dan semua cara cara serta alat yang dikoordinasikan dengan tujuan untuk menjaga keamanan harta milik perusahaan.

B.Fungsi Pengawasan Kas

  • Menjamin terselenggara pencatatan kas yang akurat
  • Tersimpannya kas dengan aman
C.Ciri Ciri Pengawasan Kas
  • Menetapkan tanggung jawab pengelolaan penerima kas
  • Pemisahan pengelolaan dan pencatatan penerima kas
  • Pemeriksa intern dalam interval waktu yang terduga
D.Jenis Jenis Pengawasan Kas
  1. Pengawasab kas atas penjualan tunai
  2. Pengawasan kas yang diterima oleh pos
  3. Pengawasan atas pengeluaran kas
E.Metode Pengawasan Kas
  1. Metode imperest menganggap nilai kas kecil adalah tetap
  2. Metode fluktuasi menganggap nilai kas kecil dapat berubah ubah.
F.Metode untuk Mengakui Kas
  1. Metode Akrual Basis : basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat kas/setara kas diterima atau dibayar ini digunakan untuk pengukuran aset,kewajiban dan ekuitas dana.
  2. Metode Cash Basis : basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat kas/setara kas diterima/dibayar digunakan untuk pengakuan pendapatan,belanja,pembiayaan dan penerimaan kas biasanya diakui sebagai pendapatan.
Rekonsiliasi bank adalah langkah langkah untuk menentukan hal hal yang menimbulkan perbedaan saldo yang tampak pada laporan perusahaan

AKTIVA TAK BERWUJUD

A.Aktiva Tak Berwujud (Intangible Asset) Aktiva tidak berujud timbul dari: a.   Pemerintah  seperti hak paten, hak cipta, franchise, ...