Minggu, 29 April 2018

WAWASAN NUSANTARA




1.1 LATAR BELAKANG
Salah satu persyaratan mutlak harus dimiliki oleh sebuah negara adalah wilayah kedaulatan, di samping rakyat dan pemerintahan yang diakui. Konsep dasar wilayah kepulauan telah diletakkan melalui Deklarasi Djuanda 13 Desember 1957.  Deklarasi tersebut memiliki nilai sangat strategis bagi bangsa Indonesia,karena telah melahirkan konsep Wawasan Nusantara yang menyatukan wilayah Indonesia.
Wawasan ialah cara pandang bangsa Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 tentang diri dan lingkungannya dalam eksistensinya yang sarwa nusantara dan penekanannya dalam mengepresikan diri sebagai bangsa Indonesia di tennngah-tengah lingkungannya yang sarwa nusantara itu. Unsur-unsur dasar wawasan nusantara itu adalah:wadah,isi,dan tata laku.Sebagai negara kepulauan dengan masyarakatnya yang  berbhineka,negara Indonesia memiliki unsur-unsur kekuatan sekaligus kelemahan. Kekuatannya terletak pada posisi dan keadaan geografi yang strategis dan kaya akan sumber daya manusia(SDM). Kelemahannya terletak pada wujud kepulauan dan keanekaragaman masyarakat yang harus disatukan dalam satu bangsa,satu negara dan satu tanah air.Dalam kehidupannya,bangsa Indonesia tidak terlepas dari pengaruh interaksi dan interelasi dengan lingkungan sekitar(regional atau internasional). Salah satu pedoman bangsa Indonesia wawasan nasional yang berpijak pada wujud wilayah nusantara disebut WAWASAN NUSANTARA. Karena hanya dengan upaya inilah bangsa dan negara Indonesia tetap eksis dan dapat melanjutkan perjuangan menuju masyarakat yang adil,makmur dan sentosa.

1.2 RUMUSAN MASALAH
1.Apa yang dimaksud dengan Wawasan Nusantara ?
2.Jelaskan Wawasan Nusantara ?
3.Apa saja Implementasi Wawasan Nusantara ?
4.Jelaskan Arah Pandang Wawasan Nusantara ?
5.Jelaskan Kedudukan Wawasan Nusantara ?

1.3 TUJUAN
Tujuan penulisan adalah untuk menambah wawasan nusantara di Indonesia secara luas.


2.1 PENGERTIAN WAWASAN NUSANTARA
Secara etimologis berarti cara pandang mengenai kesatuan, khususnya tentang kepulauan yang terletak di antara dua benua, yaitu Asia dan Australia dengan dua samudera, yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik
Sementara nusantara berasal dari dua kata, yaitu nusa yang berarti pulau atau kesatuan kepulauan dan antara yang berarti dua benua dan dua samudera. Dari gabungan dua kata tersebut, bisa dikatakan jika nusantara berarti kesatuan kepulauan yang terletak di antara dua benua dan dua samudera. Jika arti kata wawasan dan nusantara digabung maka memiliki makna yaitu cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan bentuk geografis berdasarkan pedoman negara, yaitu Pancasila dan UUD 1945.
Menurut Prof. De. Wan Usman, wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan tanah airnya sebagai negara yang memiliki banyak kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam.
Pengertian wawasan nusantara juga tertuang dalam Tap MPR Tahun 1993 dan 1998 (GBHN) dan Lembaga Pertahanan Nasional (LEMHANAS). Keduanya mengartikan wawasan nusantara dengan penjabaran yang sama, yaitu wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri serta lingkungan dengan cara mengedepankan rasa persatuan dan kesatuan bangsa juga kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan sosial masyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional.
                                                                          
2.2 IMPLEMENTASI WAWASAN NUSANTARA
Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan atau wawasan nusantara adalah seperti berikut ini: 
  
Wawasan nusantara sebagai pancaran falsafah Pancasila
  • Falsafah Pancasila merupakan pedoman bagi rakyat Indonesia. Keyakinan ini telah terbukti dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia sejak awal dalam proses pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia hingga saat ini.

Wawasan nusantara dalam pembangunan kehidupan politik
  • Setiap pelaksanaan politik telah diatur di dalam undang-undang tentang partai politik, tentang pemilihan umum, dan tentang pemilihan presiden. Pelaksanaan politik tersebut harus sesuai dengan hukum yang berlaku dan harus mementingkan persatuan bangsa.
  • Dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara haruslah sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia, tanpa pengecualian apapun.
  • Mengembangkan sikap hak asasi manusia (HAM) dan juga pluralism dalam mempersatukan serta mempertahankan kesatuan dari berbagai perbedaan, seperti agama, suku, dan bahasa. Hal ini bertujuan agar tercipta rasa toleransi.
  • Memperkuat komitmen politik dalam partai politik dan pada lembaga pemerintahan, agar dapat meningkatkan semangat kebangsaan, persatuan dan kesatuan.
  • Memperkuat korps diplomatic dalam upaya penjagaan wilayah Indonesia, khususnya pulau terluar dan pulau kosong dan meningkatkan peran bangsa Indonesia di kancah dunia Internasional.
      Wawasan nusantara dalam pembangunan nasional
Implementasi wawasan nusantara dalam cakupan pembangunan nasional meliputi beberapa hal, yaitu:
Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan politik
  • Bersama dengan bangsa-bangsa dunia lainnya, Indonesia turut serta dalam mewujudkan cita-cita ketertiban dan perdamaian dunia melalui politik luar negeri bebas aktif.
  • Penerapan wawasan nusantara dalam kehidupan politik akan menciptakan iklim penyelenggaraan negara yang sehat dan dinamis dengan cara membentuk pemerintahan yang aspiratif, terpercaya dan kuat.
Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi
Penerapan wawasan nusantara dalam kesatuan ekonomi mencakup beberapa hal, yaitu:
  • Kekayaan di wilayah nusantara secara menyeluruh, baik yang potensial maupun yang efektif dengan modal yang dimiliki bersama oleh bangsa untuk memenuhi kebutuhan di seluruh wilayah Indonesia secara merata.
  • Pemerataan tingkat perkembangan ekonomi di seluruh daerah. Pemerataan di sini dilakukan tanpa harus mengabaikan ciri khas yang dimiliki oleh masing-masing daerah.
  • Kehidupan perekonomian di seluruh wilayah nusantara diselenggarakan sebagai bentuk usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dalam sistem ekonomis kerakyatan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
  • Pembangunan ekonomi harus sesuai dengan orientasi pada tiga sektor, yaitu pemerintahan, perindustrian dan pertanian.
  • Pembangunan ekonomi harus memperlihatkan keadilan serta keseimbangan antar daerah yang diharapkan dapat menciptakan upaya otonomi daerah dalam keadilan ekonomi.
  • Pembangunan ekonomi harus melibatkan partisipasi rakyat, contohnya dengan memberikan fasilitas kredit mikro untuk pengembangan usaha kecil.
Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan sosial budaya
Indonesia merupakan negara yang beruntung karena memiliki beragam corak budaya. Corak budaya yang beraneka ragam itulah yang kemudian menjadikan salah satu sumber kekayaan bangsa Indonesia. Meskipun telah memiliki banyak sekali kebudayaan asli, Indonesia tidak menolak masuknya budaya asing, namun dengan satu syarat bahwa budaya asing tersebut tidak bertentangan dengan nilai-nilai budaya dari bangsa Indonesia sendiri. Penerapan wawasan nusantara dalam kehidupan sosial dan budaya memiliki beberapa tujuan, yaitu:
  • Menciptakan kehidupan masyarakat bangsa Indonesia yang rukun dan bersatu tanpa membedakan suku, asal usul daerah, agama atau status sosial.
  • Mengembangkan kehidupan bangsa yang serasi antara masyarakat yang berbeda, baik dari segi agama, sosial, budaya, dan daerah asal.
  • Mengembangkan budaya asli Indonesia demi terciptanya kelestarian dan kekayaan bangsa Indonesia. Selain itu, pengembangan budaya Indonesia ini dapat dijadikan sebagai kegiatan kepariwisataan yang nantinya dapat memberikan sumber pendapatan, baik bagi daerah maupun nasional.
Perwujudan kepulauan nusantara dalam bidang pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia
Adapun cakupan dari implementasi kesatuan, pertahanan dan keamanan wawasan nusantara adalah:
  • Memberikan kesempatan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk turut berperan aktif sebagai wujud dari kewajiban setiap warna negara. Contohnya dalam meningkatkan kemampuan disiplin, belajar kemiliteran, memelihara lingkungan dan melaporkan hal-hal mencurigakan atau menanggu kehidupan bermasyarakat kepada aparat.
  • Menyediakan sarana dan prasarana untuk kegiatan pengamanan wilayah Indonesia, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.
  • Membangun rasa persatuan dan kesatuan dengan cara membangun rasa solidaritas dan hubungan erat antar warga negara secara menyeluruh. Dalam artian, solidaritas tersebut tidak terbatas pada asal daerah.

 2.3 ASAS WAWASAN NUSANTARA

  • Kepentingan bersama
  • Tujuan yang sama
  • Keadilan, yaitu kesesuaian pembagian hasil yang adil
  • Kejujuran, yaitu keberanian berfikir, berkata dan bertindak sesuai dengan kenyataan juga sesuai dengan ketentuan yang benar walaupun secara kenyataan kebenaran tersebut sungguh pahit.
  • Solidaritas, mencakup rasa setia kawan, mau memberi serta berkorban demi orang lain tanpa harus mengabaikan ciri dan karakter budaya masing-masing
  • Kerja sama yang mencakup adanya koordinasi dan saling pengertian yang didasari oleh kesetaraan dengan tujuan agar tercipta sinergi yang lebih baik
  • Kesetiaan terhadap kesepakatan yang telah diikrarkan bersama dengan tujuan agar persatuan dan kesatuan kebhinekaan tunggal ika senantiasa terjaga.


2.4 ARAH PANDANG WAWASAN NUSANTARA
·         Arah pandang ke dalam

Arah pandang wawasan nusantara ke dalam memiliki tujuan untuk menjamin perwujudan persatuan dan kesatuan bagi seluruh kehidupan nasional, baik dari aspek sosial maupun aspek ilmiah. Bentuk dari arah pandang ini adalah bahwa bangsa Indonesia harus peka dan berusaha untuk mencegah serta mengatasi faktor-faktor yang bisa menyebabkan munculnya disintegrasi bangsa sedini mungkin.Tidak hanya itu, bangsa Indonesia juga harus mengupayakan agar persatuan dan kesatuan Indonesia dalam kebhinekaan tetap terbina dan terpelihara.

·         Arah pandang ke luar

Arah pandang wawasan nusantara ke arah memiliki tujuan agar terjaminnya kepentingan nasional dalam lingkup dunia. Salah satunya dengan cara turut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan perdamaian abadi, keadilan sosial, kemerdekaan dan sikap saling menghormati.
Intinya, dalam arah pandang luar ini, bangsa Indonesia harus berusaha mengamankan kepentingan nasional dalam semua aspek kehidupan, baik kehidupan politik, ekonomi, pertahanan dan keamanan maupun sosial budaya atas kepentingan kehidupan internasional. Adapun tujuan dari arah pandang wawasan ini adalah agar terciptanya tujuan nasional sesuai dengan yang tertera pada Pembukaan UUD 1945.

2.5 KEDUDUKAN WAWASAN NUSANTARA
1.Wawasan nusantara sebagai wawasan nasional bagi seluruh warga Indonesia
Wawasan merupakan sebuah prinsip yang wajib diyakini dan dipegang teguh oleh segenap rakyat agar tidak terjadi penyesatan dan penyimpangan dalam upaya mencapai serta mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional.
2.Wawasan nusantara merupakan paradigm nasional yang dapat dilihat dari stratifikasinya, yaitu:
  • Paancasila yang notabennya adalah ideology bangsa Indonesia dan dasar negara memiliki kedudukan sebagai falsafah dasar atau landasan idiil dari wawasan nusantara.
  •   Undang-undang dasar 1945 sebagai landasan konstitusional milik negara Republik Indonesia.
  •  Wawasan nusantara berkedudukan sebagai visi nasional atau landasan nasional.
  • Ketahanan nasional dijadikan sebagai konsepsi nasional atau kebijakan nasional yang berkedudukan sebagai landasan operasional.




3.1 KESIMPULAN
Dengan adanya wawasan nusantara dan ketahanan nasional ini kita segenap bangsa indonesia dapat menentukan apa yang harus dilakukan untuk kemajuan negara indonesia dan mempertahankan kedaulatan indonesia.
Kegiatan pembangunan pertahanan dan keamanan harus memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk berperan aktif, karena kegiatan tersebut merupakan kewajiban setiap warga negara, seperti memelihara lingkungan tempat tinggal, meningkatkan kemampuan disiplin, melaporkan hal-hal yang menganggu keamanan kepada aparat dan belajar kemiliteran.
 Membangun rasa persatuan, sehingga ancaman suatu daerah atau pulau juga menjadi ancaman bagi daerah lain. Rasa persatuan ini dapat diciptakan dengan membangun solidaritas dan hubungan erat antara warga negara yang berbeda daerah dengan kekuatan keamanan.
Membangun TNI yang profesional serta menyediakan sarana dan prasarana yang memadai bagi kegiatan pengamanan wilayah Indonesia, terutama pulau dan wilayah terluar Indonesia.

3.2 SARAN
Sebagai Warga Negara Indonesia kita bersyukur wawasan nusantara di Indonesia sangat luas untuk itu kita harus melestarikan nusantara.

Selasa, 03 April 2018

ALGORITMA

CARA MEMBUAT PROGRAM BIODATA DI PASCAL


 

PENJELASAN


Uses crt
Digunakan untuk memanipulasi/pengaturan layar
  
Var umur,tahun lahir : integer; 

Sebuah deklarasi variable dimana setiap variable diberikan tipe datanya.Untuk program ini menggunakan tipe integer yaitu tipe data yang terdiri dari angka bulat.
 
ü      Var nama,kelas,npm : string;

Sekumpulan karakter yang terletak diantara tanda petik tunggal.Jiks panjang deklarasi tidak disebut maka dianggap panjangnya 255 karakter.Misal Var nama : string ; maka jika kita menulis karakter boleh sebanyak banyaknya asal tidak melebihi 255 karakter.Karena jika melebihi karakter yang ditentukan maka akan error.


ü       Clrscr

Digunakan untuk membersihkan memori dan seluruh tulisan yang berada di layar monitor pada setiap pembacaan sebuah program


ü       Write(‘masukan nama anda :’)

Write digunakan untuk menampilkan isi program misal : diminta untuk mencetak nama anda ,kelas anda,npm anda,tahun lahir anda.


ü       Readln(nama);   Readln(kelas);  Readln(npm);

Untuk membaca suatu variable pada suatu program contoh Readln(kelas) maka program akan membaca kelas anda


ü     Writeln(‘nama anda :’);

Mencetak nama anda misal tie


ü       Readln;

Membaca seluruh variabel pada suatu program


ü       End.

Untuk mengakhiri suatu program

                       

AKTIVA TAK BERWUJUD

A.Aktiva Tak Berwujud (Intangible Asset) Aktiva tidak berujud timbul dari: a.   Pemerintah  seperti hak paten, hak cipta, franchise, ...